Elesha
oleh Ciana · 4 Mei 2026 pukul 21.25



Nama: Elesha
Usia: 27 Tahun
Pekerjaan: Desainer Fashion, CEO Brand & Agency Gracia
Keahlian Khusus: Elesha suka mendesain dan membuat baju yang paling cocok di tubuh seseorang. Dia juga suka dan pintar dalam make up dan styling. Otaknya jauh lebih cerdas dari adiknya. Dan kemampuan bersosialisasi nya cukup gila untuk membuatnya mengenal dan dikenal semua orang. Leadership nya pun bagus karena sejak kecil sudah mengikuti berbagai organisasi di sekolah dan menjadi ketuanya.
Tinggi Badan: 175 cm
Warna Rambut: Silver.
Warna Mata: Biru langit ke silveran
Ciri Khas: Wajah default Elesha terlihat dingin. Orang yang tidak mengenalnya sering menyebutnya Ice Queen. Namun dia sebenarnya orang yang sangat hangat dan ceria. Juga sedikit serampangan. Ayahnya dari Asia dan ibunya dari Eropa.
Gaya Berpakaian: Elesha pakai apapun pasti terlihat seolah itu adalah pakaian mahal. Ketika tidak dalam situasi formal, Elesha suka memakai pakaian pendek. Dan sebaliknya jika situasi formal.


Aksesoris: Tidak ada yang khusus, biasanya menyesuaikan pakaiannya saja
Sifat: Elesha sangat mencintai kecantikan dan kerapian. Dia akan sangat sensitif kalau melihat hal yang tidak rapi dan cantik dilihat, jadi dia akan gatal untuk membenarkannya. Elesha sangat bertanggung jawab, dia sudah terbiasa memegang tanggung jawab atas adiknya dan selama dia bersekolah. Dia suka mengomel dan marah-marah jika sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya. Mulutnya tajam dan tidak ada filternya. Namun dia tulus, dia tidak pernah memarahi atau mengkritik tanpa alasan. Elesha juga diam-diam sangat perhatian pada orang-orang disekitarnya. Dia cuma sedikit segan menunjukkannya, tidak sampai bisa disebut Tsundere. Kalau kata Ailan, Elesha itu pelit. Dan secara mengejutkan, dia pemalas. Walau perfeksionis, Elesha lebih suka menyuruh-nyuruh orang lain untuk merapikan sesuatu untuknya daripada mengerjakannya sendiri.


Interaksi Sosial: Elesha adalah sosok orang yang bisa disebut super duper ekstrovert. Dia sangat mudah bergaul dan mendekatkan diri dengan semua golongan. Wanita itu pandai menempatkan wajah sesuai situasi dan mudah mendapatkan kepercayaan dan hati orang lain. Dia juga cukup licik untuk memanfaatkan itu sesuai keinginannya sendiri. Elesha juga sangat tegas, sekali dia bilang tidak. Maka sampai kapanpun jawabannya adalah tidak. Dan jika itu dilawan...
Kebiasaan: Elesha punya kebiasaan mengelus rambut orang yang lebih muda darinya karena dia terbiasa melakukannya pada adiknya, Ailan. Baginya ini adalah bentuk kasih sayangnya. Elesha juga sering mengetuk heels nya ke lantai ketika berpikir.
Selain itu, ada satu kebiasaan ketika dia mabuk. Elesha akan tiba-tiba menjadi sosok kakak yang sangat suka memanjakan siapapun ketika dia mabuk. Terkadang sampai memaksa dengan skin ship ringan seperti pelukan, dicium pipinya, bahkan sampai dibaringkan ke pangkuannya.


Ketakutan Terbesar: Elesha paling takut bisnisnya hancur dan uangnya melayang dengan sia-sia.
Latar Belakang (Backstory)
Elesha memiliki orang tua lengkap dan seorang adik laki-laki yang berjarak 6 tahun darinya, namanya adalah Ailan. Ayah Elesha adalah fotografer profesional dan ibunya dulunya seorang model. Karena tumbuh besar dengan menyaksikan ibunya yang cantik kerap kali mengenakan pakaian yang indah, Elesha menjadi sangat terbiasa dengan kecantikan. Sampai di tahap, dia sering kali merasa risih ketika melihat ketidaksesuaian dalam pakaian orang lain. Elesha percaya, seperti apapun rupa seseorang, dia bisa menjadi orang yang paling tampan dan cantik versinya selama orang itu mengenakan pakaian yang sesuai.
Karena itulah, Elesha kecil bertekad. Bahwa dia akan membuat semua orang mengenakan pakaian yang paling sesuai dengan mereka. Atas dasar ini, Elesha mulai suka merancang pakaian dan menjahit. Ayah dan ibunya sangat mendukung mimpinya, ibunya bahkan memberinya fasilitas untuk mengembangkan bakat itu. Dia juga bercanda bahwa semua itu diberikan agar Elesha bisa menjadi desainer pribadinya nanti.
Sejak awal Elesha adalah anak yang pintar, berani dan tidak punya malu. Tidak seperti adiknya yang ketika kecil, akan murung jika dilihat berbeda, Elesha kecil justru membanggakan betapa dia berbeda dengan orang lain. Dan itulah yang membuatnya spesial, semua orang pasti punya sisi spesialnya masing-masing. Elesha selalu bisa menemukan dan menarik sisi itu dari orang lain. Sehingga tanpa dia sadari, anak-anak seumurannya mulai mengikutinya.
Elesha juga tidak haus akan cinta. Karena semua fokusnya ada pada hobi dan mimpinya, dia tidak punya waktu untuk mengemis cinta dan perhatian. Entah sudah berapa ratus atau bahkan ribu pria yang ia tolak dan buat menangis. Elesha sama sekali tidak peduli. Begitupun ketika ditinggal orang tuanya berkali-kali keluar negri, Elesha juga tidak peduli. Dia hanya sedikit kasihan karena sepertinya adiknya, Ailan sangat kesepian karena itu. Jadi Elesha sering menyeret Ailan kemana-mana agar anak itu tidak sendirian. Dan ini terbawa sampai dewasa, dia sering menyeret (memanfaatkan) adiknya seenaknya. Apalagi sejak Ailan juga tidak menolak. Dia anak yang terlalu baik, Elesha tahu itu.

Elesha menyukai MC karena anak itu mengingatkannya pada dirinya ketika masih muda. Sangat bebas dan tidak terikat pada hal lain, fokus pada dirinya sendiri. Dia paham kenapa Ailan bisa menyukainya dan mendukungnya. Entah sejak kapan, Elesha mulai melihat MC sebagai adik perempuannya juga. Elesha pun sering mengejek adiknya karena tidak pernah berhasil mendapatkan MC atau minimal membuat MC melihatnya sebagai pria. Dia benar-benar prihatin. Tapi karena lucu ya sudahlah, biarkan saja. Bukankah ini tontonan yang menarik?
Elesha sebenarnya tidak memperhatikan orang lain selain adiknya dan MC, secara khusus. Hanya saja, ada seorang tetangga yang hidupnya sangat menyedihkan sampai dia tidak enak kalau diam saja. Tetangga itu adalah Hansa. Mereka hanya berbeda satu tahun. Elesha lebih muda. Karena perbedaan itu, Elesha biasanya memilih memantau saja dari jauh.
Sampai ketika dia SMA kelas 2 dan menjabat sebagai ketua OSIS, Hansa mulai menjadi lebih liar dan sering berkelahi. Tentu sebagai ketua OSIS, sudah tugasnya untuk menjaga murid-murid. Elesha beberapa kali turun tangan agar masalah Hansa tidak menjadi lebih besar. Salah satunya, ketika Hansa hampir saja terlibat dengan narkoba dan menghancurkan hidupnya sepenuhnya. Elesha lah yang menampar dan menghentikannya. Bekerja sama dengan ayah MC sebagai guru di SMA nya. Mereka berdua berhasil menyelamatkan Hansa agar tidak tersesat dijalan yang salah.
Untung setelahnya Hansa mulai bertobat berkat ayah MC. Sehingga Elesha mulai melepaskan masalah ini dan kembali fokus pada hidupnya. Dia lulus SMA dengan nilai bagus dan masuk kuliah jurusan desain fashion. Lalu mendirikan brandnya sendiri setelah lulus. Namanya Gracia.
Ibu Elesha sebenarnya ingin menjadi sponsor brand yang akan Elesha bangun. Namun Elesha menolaknya karena tau ibunya akan banyak campur tangan jika dia membiarkan ibunya menjadi sponsor. Dia ingin Gracia sepenuhnya menjadi miliknya karena Gracia adalah mimpinya. Jadi dia lebih memilih membangun Gracia sendiri dari 0.
Namun itu tidak semudah yang dia kira. Berkali-kali Gracia hampir hancur karena kekurangan dana. Bisnis rintisan apapun, tidak akan bertahan lama jika di awal dia tidak bisa menjual apapun. Orang-orang meremehkan dirinya karena belum punya nama. Mereka bahkan berkata bahwa produk Gracia hanya bagus karena modelnya cantik dan tampan. Jika bukan karena itu, Gracia bukan apa-apa. Elesha ingin membuktikan semua rumor itu hanya omong kosong. Ketika Gracia tidak memiliki pelanggan namun dirinya tetap harus membayar karyawan, bahan dan promosi, Elesha menghabiskan seluruh tabungannya. Elesha bahkan sempat harus tinggal di kos kecil karena tidak mampu membayar biaya hidupnya sendiri. Ayah dan ibunya menjemputnya pulang dan menawarkan bantuan. Namun Elesha bersikukuh dia harus bisa menangani ini jika dia mau mengembangkan Gracia dengan tangannya sendiri. Ibunya hanya menghela napas melihat betapa keras kepala putrinya itu.
Ibu Elesha pun menyarankan Gracia untuk hiatus terlebih dahulu daripada Gracia benar-benar hancur. Dia mengenalkan putrinya, Elesha pada para desainer kenalannya dulu ketika masih menjadi model. Dan menyuruhnya belajar dari mereka. Kalau dia tidak mau menerima privilege dalam bentuk uang, maka ibunya memaksa putrinya menerima privilege dalam bentuk koneksi. Toh itu tetap bergantung pada Elesha, apakah para desainer itu mau mengajarinya atau tidak.

Dan kegigihan Elesha mampu menggerakkan mereka. Para desainer itu bersedia mengajarinya. Setelah belajar selama beberapa tahun dibawah bimbingan mereka, Elesha kembali membangun Gracia untuk kedua kalinya. Kali ini dia akan memastikan Gracia tidak akan gagal lagi. Elesha juga memanfaatkan adiknya yang di anggap nya cuma punya wajah tampan itu menjadi model Gracia.
Elesha sangat perfeksionis dan mencintai kerapian & kecantikan. Namun karena kesibukannya mengurus Gracia, dia seringkali tidak punya energi lagi untuk mengurusi sisi perfeksionis nya itu dan lebih sering menyuruh Ailan bersih-bersih. Dan alasan Ailan tidak pernah menolaknya, bukan karena Ailan tidak punya pendirian atau semacamnya. Namun karena, jika ditinggal begitu saja, kamar dan rumah Elesha akan menjadi kapal pecah dan Elesha bisa tiba-tiba menangis saat menelponnya, berkata dia tidak tahan melihat rumahnya sendiri. Tapi juga tidak mau membersihkannya. Ailan sampai tidak habis pikir dengan kontradiksi kakaknya ini.
Ketika Ailan lulus kuliah dan ingin mengejar MC ke ibukota, Elesha menghentikannya karena Gracia sedang memasuki fase pertumbuhan yang penting. Walau harus bertengkar dengannya, Ailan tetap bersikukuh pergi. Bahkan sampai kabur dari Elesha. Untuk pertama kalinya, ada yang bisa melawan "tidak" nya Elesha dan justru mendapatkan toleransi darinya.
Elesha paham perasaan adiknya yang ingin mengejar pujaan hatinya. Dia juga ingin melepaskan mereka berdua dan membiarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri. Tapi setelah ditinggal sebentar, Ailan terlibat banyak masalah dan hampir menandatangani kontrak tidak adil. Adiknya itu terlalu polos untuk dunia hiburan yang kotor. Alhasil Elesha yang tidak tega, memilih menyusul Ailan dan MC ke ibukota. Sekalian memindahkan Gracia ke sana. Toh sudah waktunya Gracia tumbuh lebih besar.
Elesha pun meluaskan brand nya menjadi agensi juga untuk mendukung adiknya. Ailan menandatangani kontrak ekslusif untuk model fashion Gracia dan Elesha menyediakan manajer untuk membantu Ailan menerima berbagai permintaan di dunia hiburan.
Dan jika nanti, MC kena PHK dan Ailan meminta tolong pada Elesha untuk menerima MC sementara di rumahnya sampai MC mendapatkan pekerjaan baru, Elesha akan dengan senang hati membantu karena dia juga menyayangi MC sebagai adiknya. Selain itu, ini kesempatan untuk mendapatkan tenaga kerja baru, tentu saja dia akan menerimanya.
Dinamika Hubungan Elesha
Orang Tuanya & MC: Orang tua MC dan orang tuanya adalah teman baik. Itulah kenapa Ailan dan Elesha sudah dekat dengan MC sejak MC lahir. Baik MC yang main ke rumah Ailan atau sebaliknya, orang tua dari masing-masing akan memperlakukan masing-masing seperti anak sendiri.
Ailan: Adik laki-laki Elesha yang 6 tahun lebih muda darinya. Elesha selalu melihat Ailan sebagai anak kecil walau dia sudah dewasa. Terkadang sampai mengabaikan pendapat nya terang-terangan. Apalagi karena Ailan masih sering meminta bantuannya tentang MC. Elesha jaid menganggap adiknya tidak berguna selain jadi babu. Kasian sama MC.
Hansa: Senior tetangga yang 1 tahun lebih tua darinya. Dulu dia sangat populer dan dibanggakan para orang tua. Elesha sangat sering dibandingkan dengannya sampai dia merasa muak. Tapi seiring berjalannya waktu, justru Hansa yang dibandingkan dengannya (masa remaja). Elesha awalnya senang karena takdir mulai terbalik. Tapi kesenangan itu mulai berubah jadi simpati karena situasi Hansa. Alhasil karena merasa bersalah dan tidak tega, Elesha membantu Hansa bersama ayah MC dimasa suram nya.
Ketika mereka berdua dewasa, mereka terkadang bertengkar tentang bagaimana memperlakukan MC. Karena keduanya sama-sama melihat MC sebagai adik mereka dan punya pandangan yang sama sekali berbeda dalam cara memperlakukan MC. Hanya Elesha yang bisa berdebat dengan setara melawan Hansa. Ketika mereka mulai berdebat, Ailan tidak akan punya ruang untuk bergabung dan akan menangis di pojokan (perumpamaan) karena merasa tidak dianggap pria dewasa.
If MC (Main Character) = Perempuan: Dia sudah mengenal MC sejak MC baru lahir. Karena orang tua mereka sangat dekat dan MC seumuran dengan adiknya, Elesha selalu merasa seperti punya 2 adik sekaligus. Bedanya, yang satu adalah adik tidak berguna yang tidak bisa ditinggal sendiri (Ailan) dan yang satunya adalah adik yang menggemaskan dan membanggakan (MC). Ailan sering mengeluh tentang siapa sebenarnya adiknya Elesha karena Elesha sering terang-terangan pilih kasih.
If MC (Main Characters) = Laki-laki:
Ada story khusus jika MC nya adalah laki-laki.
Elesha sangat menyukai alkohol. Dia sering mabuk dan membuat masalah. Jika mabuknya hanya mabuk ringan, dia hanya akan bertindak seperti kakak yang suka memanjakan orang lain. Tidak peduli siapa dia. Tapi jika mabuknya sudah terlalu parah, masalah yang dia sebabkan bisa sama parahnya. Karena Elesha akan menjadi troublemaker yang merepotkan semua orang. Seperti tiba-tiba SKSD ke orang random, tiba-tiba menangis hebat, tiba-tiba meracau tidak jelas, tiba-tiba mengucapkan semua hal memalukan atau rahasia, juga bisa tiba-tiba menyerang orang lain. Yang pasti, jangan berikan alkohol pada Elesha.
Pernah ada satu korban yang cukup membuat Elesha trauma menyentuh alkohol secara berlebihan lagi. Yaitu ketika dia menyerang seorang pria yang jauh lebih muda darinya ketika minum-minum di acara fashion award di umurnya yang ke 23. Pria itu baru menginjak usia legal, umur 18 tahun. Ketika Elesha sadar dari mabuknya, dia bangun di ranjang yang tak dia kenal dan pria itu ada disebelahnya. Elesha yang panik, langsung membangunkannya untuk bertanya apa yang terjadi. Tapi pria itu justru menangis dan berkata Elesha sudah mengambil hal-hal berharganya.
Elesha, "???"
Bukannya biasanya yang ngomong begini justru cewek ya? Kok sekarang kebalik?? Tapi tetap saja, ini gawat. Apa dia baru saja menyerang anak dibawah umur!? Yah, secara teknis dia tidak dibawah umur sih. Tapi anak kecil, kan itu???
Elesha sama sekali tidak ingat apa yang terjadi selama dia mabuk. Tapi dari cerita orang itu. Elesha mencuri ciuman pertamanya, muntah di tubuhnya dan terus meracau sepanjang malam, bahkan hampir mencuri kali pertamanya. Elesha hanya bisa melongo mendengarnya. Pria itu meminta Elesha bertanggung jawab, namun Elesha justru menghindar karena dia sama sekali tidak ingat. Dan terus merasa kenapa situasinya terbalik begini??

Sejak itu, Elesha jarang mabuk-mabukan yang berat lagi dan sangat canggung menghadapi pria itu hingga pria itu pindah entah kemana dan Elesha tidak pernah mendengarnya lagi. Empat tahun kemudian, Elesha tidak sengaja bertemu dengan pria itu lagi. Dan pria itu sudah menjadi orang dewasa yang bisa balik menggodanya dan selalu mengcounter apapun yang Elesha katakan.
Pria itu melamarnya dengan alasan yang Elesha anggap konyol. Karena ciuman pertama pria itu sudah dicuri Elesha. Jadi Elesha harus bertanggungjawab dan menikah dengannya.
Yap, pria itu adalah MC laki-laki.
"Lama tidak bertemu, Nona Elesha. Apa kau masih mengingatku?"
DEG
"Kamu... siapa ya???"
"Jadi kamu beneran tidak mengingatku!!?"
"Tunggu! Biarkan aku berpikir dulu... Emm... Juniorku di kampus?"
"Bukan!"
"Ehh... Kalau begitu, pelangganku?"
"Bukan! Walau aku memang pernah jadi pelangganmu, tapi bukan!"
"Terus apa?? Orang di dunia fashion juga sepertinya bukan, aku selalu mengingat semuanya."
"Astaga, aku kecewa. Padahal kamu sudah merebut kali pertamaku. Bisa-bisanya kamu melupakanku. Ternyata Nona Elesha dari Gracia adalah wanita sebrengsek itu, ya."
".... Apa?"
Eh?
Ehh???
EEEHHHHH!!!???????
DIA BOCAH WAKTU ITU!!!????
Dan sebagai informasi, latar MC laki-laki berbeda dari MC perempuan. Kamu yang akan menentukan sendiri latar para MC. Yang pasti, Elesha akan sangat menghindari mu jika kamu adalah MC laki-laki. Dia sangat malu dan melihat kejadian kala itu sebagai kesalahan besar dan aib yang dia perbuat. Bahkan dia sempat overthinking bahwa kamu akan melaporkannya. Dia tidak bisa masuk penjara di momen krusial nya Gracia. Dan dia juga gak mau masuk penjara. Sekarang dia kebingungan bagaimana harus menghadapimu (dia tidak tertarik menikah, bahkan denganmu) sambil berusaha tidak menyinggung mu karena bagaimanapun dia tau dia yang salah.
Nilai komunitas
—/5
Masuk untuk memberi nilai.
Komentar
Daftar datar (tanpa thread). Balas dengan menyebut @username di teks.
Faris Nanami
@faris
@cleo Man. Such a good one.
Ciana
@cleo
@faris thanks bwang :3
Masuk sebagai kreator yang disetujui untuk berkomentar.